BBM akan naik lagi

Wacana mengenai kenaikan BBM kembali membuat masyarakat khawatir. Pasalnya jika harga BBM naik maka dengan sendirinya hal itu akan diikuti dengan kenaikan sejumlah bahan makanan pokok dan kebutuhan rumah tangga lainnya yang pastinya hal tersebut akan berdampak buruk pada perekonomian masyarakat menengah ke bawah.

Agus Martowardojo, selaku Menteri Keuangan menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membicarakan tentang wacana kenaikan BBM tersebut. Karena beliau menyatakan bahwa hal tersebut barulah sebuah wacana dan belum ada kepastian dari pemerintah dan DPR. Agus Martowardojo juga menambahkan pada pihak pers untuk tidak terlalu mengekspos berita tersebut karena justru akan menyebabkan masyarakat bertambah bingung dan khawatir. Selain itu, dengan tidak membesar-besarkan berita kenaikan BBM tentunya dapat meminimalisir resiko akan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaat situasi.

Menteri keuangan sendiri belum memberikan jawaban yang pasti mengenai keputusan pemerintah dan DPR untuk menaikkan harga BBM. Hal itu karena menurutnya pengendalian harga BBM bersubsidi dan konversi gas adalah salah satu solusi agar anggaran subsidi dalam APBN 2012 tetap terkendali. Agus Martowardojo juga menambahkan bahwa saat ini pemerintah berusaha keras untuk dapat mengendalikan BBM bersubsidi agar tidak melibihi kuota yang sudah ditetapkan. Karena jika ingin APBN 2012 berjalan dengan lancar maka subsidi untuk BBM tidak boleh melebihi 40 juta kiloliter.
Bukan hanya kenaikan BBM, Menteri Keuangan juga merencanakan untuk menaikkan Tarif Tenaga Listrik (TDL) hingga 10 persen. Namun hal tersebut juga masih menunggu persetujuan dari DPR.