Musik Sasando Mendapat Apresiasi Di Negara Paris

Pertunjukan musik Sasando yang dilakukan dalam format konser tunggal oleh musisi berbakat asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Jackob Bullan berlangsung secara interaktif. Pergelaran konser musik tradisional ‘Sasando’ yang diawali lagu ‘Indonesia Pusaka’, berhasil memukau seratusan undangan, termasuk di antaranya kalangan penggemar musik tradisional negeri di Paris.

Selain ‘Indonesia Pusaka’, menurutnya, juga ditampilkan tembang-tembang pilihan, baik bernuansa daerah maupun populer, termasuk lagu-lagu asing. Karena sifatnya yang interaktif, lanjutnya, selama pergelaran para tamu undangan tidak jarang ikut bernyanyi bersama. Para tamu undangan juga mendapat kesempatan untuk mencoba memainkan alat musik unik yang mirip harpa ini. Selain tampil di hadapan pengunjung pameran dan konser, Jackob Bullan juga diundang mengisi acara ‘workshop’ dengan tema ‘Atelier Musical Folklorique de Sasando di Cit? de la Musique Paris’.

Pertunjukan musik tradisional asal pulau Rote, NTT yang baru pertama kali diselenggarakan dalam sejarah KBRI Paris ini, bertujuan memperkenalkan kekayaan seni budaya Indonesia, dalam hal ini keragaman alat musik khas Indonesia. Program ‘Atelier Musical Folklorique de Sasando’ tersebut diikuti sekitar 20 musisi berbakat Perancis yang belajar di lembaga musik bergengsi ini. Pada kesempatan ini, musisi Jackob Bullan tidak hanya menjelaskan secara rinci sejarah dan perkembangan musik Sasando dari masa ke masa.

Kunjungan musisi Jackob Bullan ke Perancis merupakan bagian dari misi promosi pariwisata Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI pada pameran pariwisata ‘Salon Mundial de Tourisme’ (SMT) di Porte de Versailles, Paris baru baru ini. Kehadiran musik Sasando memberikan makna dan nuansa tersendiri bagi keikutsertaan Indonesia pada pameran pariwisata ‘Salon Mundial de Tourisme’ (SMT) di Paris kali ini.