Pemerintah Meluncurkan 3 Indeks Untuk Investor Asing

BEI sedang menyiapkan tiga indeks pada 2012. Peluncuran tiga indeks ini dilakukan karena ada permintaan dari pelaku pasar. BEI menyiapkan Indeks Likuid 30, Indeks Infrastruktur dan Indeks Perbankan.

Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Friderica Widyasari Dewi, mengatakan investor asal Malaysia tertarik dengan saham Indonesia. Dia mengaku selain Malaysia juga ada beberapa investor dari Jepang dan Korea yang berminat.  Hari ini, Selasa 6 Maret 2012, BEI  kedatangan tamu sekitar 20 orang yang berasal dari semacam asosiasi dari Malaysia. Para tamu itu, kata Friderica, bertanya soal sektor apa saja yang bagus di pasar modal Indonesia. “Itu investment, mereka itu dari dana pensiun tentara Malaysia, aset management, macam-macam. Mereka ingin dengar update-nya seperti apa,  Saya yakin mereka kesini karena tertarik. Mereka kan punya riset dari ekonomnya. Investor luar itu biasanya masuk melalui hadge fund.” Ungkap Friderica.

Tamu dari Malaysia itu, tertarik pada sektor-sektor infrastruktur dan emiten-emiten infrastruktur. Dia mengungkapkan, proyek-proyek infrastruktur dianggap para investor asing itu sebagai sektor yang pasti kebutuhannya.  Peluncuran ketiga indeks tersebut memang karena ada permintaan dari pelaku pasar.

Menurut Friederica, peluncuran ketiga indeks tersebut memang karena ada permintaan dari pelaku pasar. “Pada indeks infrastruktur akan berisi saham-saham infrastruktur. Memang ada permintaan dari pelaku pasar untuk indeks tersebut terutama aset manajemen lokal,  indeks likuid 30 ini memang mirip dengan indeks LQ45. Pihaknya akan memilih saham yang masuk indeks likud 30 seperti dilihat dari likuiditas, kapitalisasi pasar, frekuensi, dan volumenya. Selain itu, BEI juga akan meluncurkan indeks infrastruktur dan perbankan.