Bank Indonesia Luncurkan Kebijakan Syariah

Direktur Direktorat Perbankan Syariah, Bank Indonesia, Mulya E. Siregar mengungkapkan bahwa sasaran Program Syariah yang pertama adalah guna memperkokoh intermediasi Perbankan Syariah untuk bidang ekonomi produktif. Kedua, pengembangan dan diversifikasi program yang akan lebih bertujuan, dan ketiga, meningkatkan keseimbangan dengan Bank pusat dan terus meningkatkan infrastruktur lembaga usaha syariah.

Menurut Mulya, perkembangan bisnis dari Perbankan Syariah terus berkembang dari tahun ke waktu. Pada akhir November 2011, total aset Perbankan Syariah mencapai Rp 135.900.000.000.000,00 meningkat 35,55% dalam waktu satu tahun dibandingkan dengan November 2010 sebesar Rp 100.260.000.000.000,00. Dalam hal pembiayaan, meningkat 45,37% jadi Rp 102.110.000.000.000,00 dibandingkan dengan waktu yang sama tahun lalu sebesar Rp 70.240.000.000.000,00. Sementara pendanaan dari pihak ketiga bertambah 38,28% dari Rp 77.640.000.000.000,00 menjadi Rp 107.360.000.000.000,00.

Banyak sektor utama dikembangkan oleh Bank Sentral untuk menaikkan daya saing Perbankan Syariah diantara bank pasar uang. Antara lain, penetapan penggunaan SIMA (Sertifikat Investasi Berbagi Keuntungan Bank Inter) bagi kemudahan proses transaksi di pasar uang antar bank berdasarkan prinsip syariah.