Mengacaukan Sistem Lampu Lalu Lintas Sebuah Kota Metropolitan

Karakter yang diperankan oleh Seth Green dalam film Italian Job 2003 Remake pernah melakukan hal yang tampaknya tidak mungkin, ketika itu dia membantu rekan-rekannya menjalankan rencana mereka melalui pengaturan total lampu lalu lintas di kota Los Angeles atau LA hanya menggunakan sebuah laptop dan akses Wifi gratis di sebuah pelabuhan udara.

Mungkin kita merasakan bahwa tidak mungkin seseorang saja bisa mengatur seluruh sistem lampu lalu lintas sebuah kota dan membuat kota tersebut macet total bahkan sampai terkunci total lalu lintasnya. Namun hal tersebut ternyata bukan imajinasi liar sang penulis naskah film tersebut, karena pernah dilakukan di dunia nyata pada Agustus 2006.

Para insinyur lalu lintas di LA yang kala itu sedang mogok kerja mengancam jika tuntutan mereka tidak di penuhi, maka lalu lintas di kota tersebut akan menjadi kacau sekacau-kacaunya. Tentu saja tanpa mengabulkan tuntutan mereka, para atasannya melakukan blokir akses systemnya.

Sayangnya hal tersebut tidak bisa menghalangi terutama dua orang insinyur lalu lintas, karena dua orang tersebut adalah yang membangung system tersebut dari nol. Maka terjadilah, kedua orang tersebut dengan mudahnya melewati blokir dan mengacaukan system pengaturan lalu lintas pada suatu sore di kota LA.

Hanya dengan menambahkan waktu beberapa detik saja di beberapa lampu lalu lintas, terjadilah kemacetan sangat parah yang pernah terjadi di kota LA, yang memang sudah terkenal karena kemacetannya.

Karakter yang diperankan oleh Seth Green dalam film Italian Job 2003 Remake pernah melakukan hal yang tampaknya tidak mungkin, ketika itu dia membantu rekan-rekannya menjalankan rencana mereka melalui pengaturan total lampu lalu lintas di kota Los Angeles atau LA hanya menggunakan sebuah laptop dan akses Wifi gratis di sebuah pelabuhan udara.

 

Mungkin kita merasakan bahwa tidak mungkin seseorang saja bisa mengatur seluruh sistem lampu lalu lintas sebuah kota dan membuat kota tersebut macet total bahkan sampai terkunci total lalu lintasnya. Namun hal tersebut ternyata bukan imajinasi liar sang penulis naskah film tersebut, karena pernah dilakukan di dunia nyata pada Agustus 2006.

 

Para insinyur lalu lintas di LA yang kala itu sedang mogok kerja mengancam jika tuntutan mereka tidak di penuhi, maka lalu lintas di kota tersebut akan menjadi kacau sekacau-kacaunya. Tentu saja tanpa mengabulkan tuntutan mereka, para atasannya melakukan blokir akses systemnya.

 

Sayangnya hal tersebut tidak bisa menghalangi terutama dua orang insinyur lalu lintas, karena dua orang tersebut adalah yang membangung system tersebut dari nol. Maka terjadilah, kedua orang tersebut dengan mudahnya melewati blokir dan mengacaukan system pengaturan lalu lintas pada suatu sore di kota LA.

 

Hanya dengan menambahkan waktu beberapa detik saja di beberapa lampu lalu lintas, terjadilah kemacetan sangat parah yang pernah terjadi di kota LA, yang memang sudah terkenal karena kemacetannya.