Apple Gagal Blokir Samsung Galaxy di AS

Setelah sebelumnya kalah di Pengadilan Australia atas gugatan pelanggaran paten terhadap Samsung, Apple kembali menelan pil pahit. Kali ini Apple gagal meyakinkan Pengadilan Federal di Amerika Serikat, yang menggugat Samsung atas gugatan pelanggaran paten.

Beberapa hari sejak 100 hari kepemimpinan CEO Apple Tim Cook, Apple gagal melarang penjualan smartphone dan tablet Samsung di Amerika Serikat. Hakim Lucy Koh di Pengadilan San Jose, California, menolak gugatan Apple yang menuduh Samsung melakukan pelanggaran paten atas desain dan teknologi yang digunakan, terutama di smartphone seri Galaxy dan tablet Galaxy Tab.

“Tidak jelas (apakah ada kepastian) bahwa pelarangan terhadap sejumlah produk Samsung yang digugat itu bisa mencegah Apple dari menderita kerugian,” kata Hakim Koh, seperti dikutip dari Reuters.

Juru bicara Apple, Kristin Huguet, tidak banyak berkomentar atas keputusan ini. Huguet hanya merujuk kepada pernyataan Apple sebelumnya yang menyebut apa yang dilakukan Samsung adalah bentuk pelanggaran.

Sedangkan juru bicara Samsung Jason Kim menyambut baik keputusan ini. “Putusan ini membuktikan bahwa apa yang dituduhkan Apple itu landasannya lemah,” ucap Kim, seperti dikutip dari Reuters.

Atas dua kemenangan Samsung atas Apple di meja hijau ini, dampak positif langsung terlihat dengan naiknya saham Samsung. Saham Samsung naik 1,5 persen di beberapa menit setelah bursa saham dibuka, dan kemudian mencapai hingga 2 persen.

Sebelumnya, Pengadilan Australia memutuskan Samsung boleh menjual tablet Galaxy Tab 10.1 di Australia. Pengadilan memutuskan Apple tidak berhasil membuktikan adanya pelanggaran paten di produk Samsung.

Selain Amerika Serikat dan Australia, pertempuran Apple vs Samsung ini telah berlangsung di pengadilan yang ada di 10 negara. Sejumlah negara Eropa, termasuk Jerman dan Belanda, pernah memenangkan Apple, sehingga Samsung dilarang menjual produk smartphone tipe Galaxy dan tablet Galaxy Tab di sejumlah negara Eropa.