Solusi Sederhana

Seorang pemuda berkata kepada dokternya, “Sakit kepala, telinga panas, mata berkunang-kunang, dan sulit bernafas.” Dokter memeriksanya dengan teliti dan mengatakan, “Otak Anda tidak mendapat asupan darah dan oksigen yang cukup. Dengan kondisi seperti ini terus-emnerus, Anda akan segera kehilangan kesadaran dan mengalami koma. Tidak ada pembedahan atau pengobatan yang dapat membantu. Saya menganjurkan Anda beristirahat total dan menikmati sisa hidup Anda.” Orang itu mengikuti nasihat dokternya. Ia berhenti bekerja, menarik simpanannya di bank dan membeli tiket untuk terbang keliling dunia.

Sehari sebelum berangkat, ia pergi ke sebuah toko baju. Pelayan toko menanyakan ukuran lehernya. “15,” jawabnya. Agar lebih pasti, pelayan itu mengukur lehernya. “Tampaknya Anda harus memakai nomor kerah berukuran 15,5,” katanya. “Tidak, saya sudah lama mengenakan ukuran 15.” “Baiklah, saya akan menjual kepada Anda baju dengan ukuran 15, tetapi agar Anda tahu dengan ukuran itu dapat menghambat sirkulasi darah dan udara ke otak, dan efeknya Anda akan mengalami sakit kepala disertai telinga panas. Mata akan berkunang-kunang dan sulit mengatur nafas.” Orang itu berdiri terpaku. Seorang pelayan toko telah memecahkan masalah kesehatannya, yang bahkan tidak dapat dipecahkan oleh seorang dokter ahli.

Ternyata banyak permasalahan yang mempunyai jalan keluar sederhana. Bila kita renungkan, persoalan hidup memang kadang tidak sedarurat atau segenting yang kita perkirakan. Karena itu, mari kita belajar untuk tidak cepat panik bila masalah terjadi. Yang perlu kita lakukan adalah menenangkan diri dan jalan keluar pun ada tepat di depan mata kita.