Budidaya Terung Putih Dapat Menghasilkan Laba Ratusan Juta

Beberapa jenis terung yang sudah dikenal antara lain terung ungu dan terung hijau. Ada jenis lainnya yaitu terung putih. Namun belum begitu populer karena baru dikenal lima tahun terakhir.

Terung putih merupakan varietas terung hibrida/terung kania. Bentuk fisiknya hampir sama dengan terung ungu, tapi rasanya lebih manis dan bisa dibuat produk olahan manisan terung kania. Terung putih memiliki sejumlah keunggulan dibanding terung lain. Tingkat produktivitas tanaman yang relatif tinggi serta tekstur buah yang renyah dan empuk.

Menurut Abbas, petani terung putih di Kubu Raya, Kalimantan Barat, budidaya terung putih memang berkembang pesat di kawasan Kalimantan. Selain untuk pasaran di dalam negeri, terung putih produksi petani Pulau Borneo itu juga merambah pasar Malaysia.

Harga pasaran terung putih di Kalimantan Rp 6.000 per kg. Harganya bisa mencapai Rp 10.000 per kg saat pasokan sedang kurang. Sedangkan harga terung biasa hanya berkisar Rp 4.000 per kg.

Selain Abbas, budidaya ini juga ditekuni Rusmindi, petani asal Pontianak, Kalimantan Barat. Dia sudah sejak satu setengah tahun terakhir menekuni usaha ini di lahan seluas setengah hektar. Rusmindi tertarik membudidayakan tanaman ini karena potensi pasarnya cukup bagus. Terung ini juga sedang menjadi tren di masyarakat. Dia menjualnya antara Rp 5.500 dan Rp 6.000 per kg. Dalam sekali panen dia mendapatkan omzet Rp 135 juta. Dan laba bersih dari omzet itu sekitar 25 persen.

Budidaya terung putih tidak terlalu sulit. Asal diperhatikan kondisi tanah, cuaca, dan pemupukan nya, maka bisa menghasilkan buah yang maksimal. Dipanen pada usia 65 hari. Harus mendapat kan sinar matahari yang cukup, jadi hindari budidaya di musim hujan. Budidaya terung putih tak jauh berbeda dengan terung jenis lainnya. Ketinggian lahan hingga 1.200 meter di atas permukaan laut. Untuk pembudidayaannya cocok ditanah lempung berpasir karena subur, kaya akan bahan organik, dan memiliki sistem pengairan yang bagus. pH (derajat keasaman) tanah pun juga harus diperhatikan, karena membutuhkan antar 6-7. “Di Kalimantan, pH tanahnya kurang bagus masih di bawah 4, jadi perlu pengapuran dalam persiapan lahannya,” ungkapnya.

Rusmindi menambahkan, terung putih tumbuh subur di suhu udara antara 22 derajat celsius dan 30 derajat celsius. Harus mendapatkan sinar matahari yang cukup. Budidaya terung putih sulit dilakukan di musim hujan. Selain hama jamur sulit dikendalikan, sistem pengairan juga harus diperhatikan agar tidak ada genangan air di atas lahan. Daun tanaman ini akan mengerut dan kering jika terkena hama. Hama bisa diberantas dengan menggunakan Basudin 40 WP dan Bayrusi 125 EC.