Syahdunya Masjid Bawah Tanah di Taman Sari, Yogya

“Sejuta Pesona”, itulah julukan untuk kota Yogyakarta. “Masjid Bawah Tanah” yang terletak di Taman Sari mempunyai cukup banyak sejarah yang menarik dan kesyahduan. Yogyakarta terdapat tempat yang menjadi tempat unggulan, yang berada di sekitar Keraton dan Pusat Kota, yaitu “Taman Sari”, yang merupakan istana air, di pakai para Sultan dalam beristirahat dan menyambut tamu.

Masjid Bawah Tanah yang spesial merupakan suatu masjid yang terdapat di dalam lingkungan ini. Setelah menyelusuri Taman Sari, kemudian akan bertemu dengan rumah-rumah masyarakat serta beragam aktivitas masyarakat pada saat akan pergi ke masjid itu. Cuma memerlukan waktu 5 menit saja untuk sampai di pintu masuk ke bawah tanah.

Untuk menuju “Masjid Bawah Tanah”,anda  harus menyusuri puluhan anak tangga serta melewati lorong-lorong kecil. Dan juga untuk masuk ke dalam Masjid, Anda diharuskan memberikan sumbangan sukarela. Bentuk bangunan masjid ini berlainan dengan masjid biasanya. Bangunannya berbentuk melingkar keatas yang berfungsi menjadikan suara bergema sehingga imam tidak perlu menggunakan pengeras suara, hal ini merupakan teknologi yang dipakai oleh masyrakat pada jaman dahulu, serta masjid ini mempunyai dua lantai.

Lantai kedua dipakai oleh perempuan dan lantai pertama untuk laki-laki. Dan juga, setiap lantai ada lubang yang disediakan untuk imam. Terdapat tangga untuk menyelusuri lantai kedua yang terletak di tengah bangunan. Dibawah tangga memiliki kolam yang konon dijadikan tempat berwudu, tetapi sekarang kolam tersebut tidak terisi air lagi. Masjid ini menjadi tempat yang penuh kesyaduhan, sebab terletak dibawah tanah sehingga jauh dari keramaian orang-orang