Upaya Pengembangan Sektor Migas

Di Indonesia, usaha pengembangan keikutsertaan perusahaan lokal di sektor minyak dan gas bumi terus berjalan. Saat ini, Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan kesempatan untuk masuknya instansi usaha milik daerah (BUMD) dalam upaya pengelolaan migas di daerahnya. Dilen Migas Kementerian ESDM Evita H. Legowo mengatakan, BUMD mempunyai hak untuk memperoleh participating interest (PI) pada lapangan migas di daerahnya.

Akan tetapi, pada tahap awal, BUMD bisa belajar mengurusi sumur-sumur minyak tua yang masih bias dihasilkan. Untuk bisa ikut mengurusi lahan kerja atau blok migas besar, BUMD harus memiliki kuantitas biaya awal yang besar dan kecakapan yang tinggi dalam bidang teknologi. Oleh sebab itu, jika tidak mampu, BUMD berupaya untuk melakukan aktivitasnya di pengelolaan sumur-sumur minyak tua.

Lokasi dan Jumiah Sumur Minyak Tua Wilayah Sumatra sekitar 3.623, Sumatera bagian utara 2.392, Sumatera bagian tengah 1.633, Kalimantan Timur 3.143, Kalimantan Selatan 100 Jateng,Jatim,Madura 2.490.Pemerintah sudah memiliki perlindungan hukum untuk mengelola sumur-sumur minyak. Sumur-sumur minyak bumi yang dijebol dan dihasilkan serta bertumpu di lapangan yang diupayakan pada suatu wilayah tidak diusahakan lagi oleh pihak yang bersangkutan.

Koperasi dan BUMD yang ingin mengelola sumur minyak dapat memberikan permintaannya terhadap KKKS yang menjadi pihak yang menjalankan blok migas di beberapa wilayah.